Perbedaan Chilled Water System dengan DX System
Perbedaan
Chilled Water System dengan DX System
1.
Pengertian
Sistem
Chilled Water adalah sistem HVAC yang menggunakan air (atau larutan air-glycol)
yang didinginkan di pusat pendingin (chiller), kemudian air dingin ini di-pompa
melalui pipa ke berbagai air handling unit (AHU) atau fan coil unit (FCU) di
dalam bangunan. AHU/FCU ini menggunakan koil air dingin untuk mendinginkan
udara yang kemudian disebarkan ke ruang.
Sistem DX (Direct Expansion) adalah sistem pendingin di mana
pendinginan udaranya terjadi langsung melalui evaporator yang dilalui
refrigeran. Refrigeran tersebut menyerap panas dari udara, menguap, lalu panas
dibuang oleh kondensor di luar.
2. Perbedaan Utama
|
Aspek |
Chilled Water System |
DX System |
|
Medium pendingin |
Air / air +
glycol (secondary coolant) |
Refrigeran
langsung |
|
Skala aplikasi |
Bangunan besar,
kampus, rumah sakit, data center |
Bangunan
kecil-sedang, zona terbatas |
|
Biaya pemasangan
awal |
Lebih tinggi
(chiller, menara pendingin, pompa, pipa) |
Lebih rendah,
instalasi sederhana |
|
Efisiensi energi |
Lebih efisien
untuk beban besar/variabel |
Cukup efisien
untuk beban kecil-sedang |
|
Pemeliharaan |
Lebih kompleks,
perlu keahlian khusus |
Lebih sederhana,
per unit bisa dipelihara terpisah |
|
Fleksibilitas /
zonasi |
Baik untuk
banyak zona dengan kontrol independen |
Fleksibel tapi
terbatas jika banyak zona |
|
Risiko
refrigeran |
Refrigeran
terbatas di chiller, distribusi dengan air |
Refrigeran
mengalir langsung ke unit, risiko lebih tinggi |
|
Umur sistem |
Bisa >20
tahun dengan perawatan baik |
Lebih pendek,
tergantung beban & pemakaian |
3. Kapan Memilih Manana
Pilih
Chilled Water bila:
-
Bangunan besar dengan
banyak zona.
-
Beban pendinginan tinggi
dan berkelanjutan.
-
Distribusi pendinginan
jauh (gedung besar, kampus).
-
Anggaran cukup untuk
infrastruktur besar.
Pilih
DX bila:
-
Bangunan kecil/menengah
dengan ruang terbatas.
-
Biaya awal rendah
diutamakan.
-
Instalasi cepat dan
sederhana.
-
Fleksibilitas unit-unit
mandiri diperlukan.
4. Kesimpulan
Chilled Water System dan
DX System sama-sama digunakan untuk pendinginan udara, namun keduanya memiliki
karakteristik yang berbeda.
·
Chilled Water System
lebih cocok untuk bangunan besar dengan kebutuhan pendinginan yang luas dan
beragam zona. Sistem ini menawarkan efisiensi energi lebih baik pada skala
besar serta umur sistem yang lebih panjang, tetapi membutuhkan investasi awal
yang tinggi, ruang instalasi besar, dan pemeliharaan yang lebih kompleks.
·
DX System lebih sesuai
untuk bangunan kecil hingga menengah, dengan kelebihan biaya awal yang lebih
rendah, instalasi sederhana, dan fleksibilitas unit yang mudah dipasang atau
diganti. Namun, untuk skala besar, efisiensinya cenderung lebih rendah, serta
memiliki risiko kebocoran refrigeran yang lebih tinggi.
Dengan demikian,
pemilihan sistem pendingin harus disesuaikan dengan skala bangunan, kebutuhan
beban pendinginan, anggaran, serta rencana jangka panjang agar sistem yang
dipilih dapat memberikan performa optimal sekaligus efisien.
Untuk Info dan bantuan lebih lanjut bisa hubungi kami di WA atau Email:
WA : +62 896-5161-5588
Email : info@sinarsejahterainti.co.id